Kura Kura Bali — First Special Economic Zone in Bali
Pengembangan terintegrasi eco-luxury 500 hektar di Pulau Serangan menggabungkan retail, hospitality, marina, dan budaya with the concept of Tri Hita Karana
Apa itu Kura Kura Bali?
Kura Kura Bali is the name of the master-planned development project on Serangan Island (informally known as "Turtle Island") in southern Denpasar City, Bali. Nama "Kura Kura" has two meanings: referring to the local island name (turtle) and a development philosophy that is slow but steady, sustainable, and harmonious.
Dikembangkan oleh PT Bali Turtle Island Development (BTID), kawasan ini received Special Economic Zone (SEZ) status from the Indonesian government — providing various fiscal incentives and regulatory benefits that attract high-quality foreign investors. Kura Kura Bali combining concepts of economy, tourism, culture, and environmental sustainability dalam satu kawasan terintegrasi seluas 500 hektar.
Fact Kunci Kura Kura Bali
| Parameter | Details |
|---|---|
| Location | Kura Kura Bali SEZ, Serangan Island, Denpasar Selatan, Bali |
| Jenis Kawasan | Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) |
| Total Lahan | 500 hektar masterplan |
| Developer | PT Bali Turtle Island Development (BTID) |
| Partner Internasional | Mitsubishi Estate Co., Ltd. (Jepang) — mitra strategis |
| Investment Total | USD 100+ juta (Grand Outlet Bali fase pertama) |
| Komponen Utama | Grand Outlet Bali (47,047 m²), Marina, Resort Luxury, Cultural Park, Business Zone, Residential Zone, Eco Preservation Zone |
| Target Opening | Grand Outlet Bali: Mid 2026 (soft opening) | Full operasi: Akhir 2026+ |
| Lapangan Kerja | 1,200+ pekerja langsung (GOB); 5,000+ total KEK |
Komponen Pengembangan Kawasan
Kura Kura Bali consists of several integrated development zones yang dirancang untuk menciptakan ekosistem lifestyle premium yang berkelanjutan:
Grand Outlet Bali
Flagship Luxury Outlet Mall — Premium outlet mall of 47,047 m² with 150+ international brands. Outlet prices 30-70% below retail. Opening mid-2026.
Marina Kura Kura Bali
Luxury Yacht & Water Sports Hub — Modern marina facilities for yachts, speedboats, diving, and luxury cruises with world-class amenities.
Resort & Hospitality Zone
Akomodasi Premium Bintang 5 — Portfolio resort multi-brand dengan hotel internasional, spa, fine dining, dan villa luxury tepi laut.
Cultural & Heritage Park
Ruang Seni & Budaya — Area untuk pertunjukan seni, pameran budaya, dan ekspresi lokal Bali. Melestarikan warisan budaya sambil menarik wisatawan.
Business & MICE Zone
Convention Center & Office — Venue konferensi internasional, pameran dagang, meeting, dan event korporat dengan teknologi terkini.
Residential & Eco Zones
Hunian Premium & Konservasi — Residential zone tepi laut dan Eco Preservation Zone untuk konservasi penyu laut dan keberlanjutan lingkungan.
Konsep Tri Hita Karana
Seluruh pengembangan Kura Kura Bali mengacu pada filosofi Tri Hita Karana — konsep fundamental budaya Bali yang menekankan tiga hubungan harmonis untuk kesejahteraan. This is not just a slogan, melainkan fondasi yang mengikat setiap keputusan bisnis dan desain infrastruktur:
Parahyangan (Harmony with God)
Honoring spiritual and religious values through traditional Balinese architecture, religious ceremonies, and spiritual spaces integrated throughout the area. Each zone considers cardinal directions and Balinese cosmic philosophy.
Pawongan (Harmoni dengan Sesama)
Creating 5,000+ direct and indirect jobs for local communities. Supporting local businesses through supply chains, skills training programs, international education facilities, and revenue sharing with local government.
Palemahan (Harmoni dengan Alam)
Praktik konstruksi berkelanjutan dengan 30% area hijau, zero single-use plastic, program konservasi penyu laut aktif, dan perlindungan ekosistem laut. Semua tenant diwajibkan mematuhi standar lingkungan ketat.
Economic Impact & Investment
Kura Kura Bali mewakili investasi perubahan landscape pariwisata dan komersial Bali dengan dampak ekonomi signifikan:
- Penciptaan Lapangan Kerja: 5,000+ peluang pekerjaan langsung dan tidak langsung untuk masyarakat Bali
- Pertumbuhan Bisnis Lokal: Peluang rantai pasokan bagi entrepreneur Balinese, supplier, dan UKM lokal
- Kontribusi Pajak: Dampak fiscal signifikan ke PAD Bali dan penerimaan negara dari kawasan KEK
- Tourism Enhancement: Projected 5-7 million visitors per year, extending average tourist length of stay
- Pengembangan Infrastruktur: Perbaikan jalan, utilitas, and services yang menguntungkan kawasan sekitar
- Pendidikan & Keterampilan: Program pelatihan di sektor hospitality, retail, and services premium
Frequently Asked Questions
Apa itu KEK (Kawasan Ekonomi Khusus)?
KEK adalah kawasan yang ditetapkan pemerintah dengan ketentuan hukum dan ekonomi khusus untuk mendorong investasi dan pembangunan. Kura Kura Bali KEK mendapat relaksasi regulasi yang memungkinkan proyek infrastruktur besar dan investasi asing berkualitas tinggi sambil mempertahankan standar lingkungan dan budaya ketat.
Di mana Pulau Serangan berada?
Serangan Island is located in Denpasar, South Bali, approximately 12 km from Ngurah Rai International Airport and 8 km from central Kuta beach. Easily accessible by car (15-20 minutes from the airport) and strategically located for tourism.
Berapa nilai investasi Kura Kura Bali?
Investment Grand Outlet Bali (fase pertama) adalah USD 100 million. Total masterplan Kura Kura Bali diproyeksikan lebih besar mencakup resort, marina, business zone, residential, dan infrastruktur pendukung. Semua fase completion projected tahun 2026+.
Bagaimana Kura Kura Bali menguntungkan masyarakat lokal?
Benefits include 5,000+ jobs, business opportunities for local suppliers, skills training programs, international education facilities, and revenue sharing with local government. The Tri Hita Karana philosophy ensures community benefits are prioritized in every decision.
Bagaimana Kura Kura Bali menjaga lingkungan?
Kawasan mewajibkan 30% area hijau, zero single-use plastic, konservasi penyu laut aktif, dan perlindungan ekosistem laut. Setiap tenant diwajibkan mematuhi standar lingkungan Tri Hita Karana. Ini adalah komitmen jangka panjang untuk keberlanjutan, bukan hanya compliance regulasi.